Selasa, 17 Desember 2013

Teruntuk Jiwa Yang Lalu...


Teruntuk jiwa yang lalu, ku yakin melupakanku bukan merupakan suatu hal yang berat...

Teruntuk jiwa yang lalu, anggap semua kesalahanku...
Teruntuk jiwa yang lalu, usah dendam menjadi alasan bermusuhan...
Teruntuk jiwa yang lalu, capailah kebahagiaan mu...
Teruntuk jiwa yang lalu, tersenyumlah...
Teruntuk jiwa yang lalu, mahal kan airmata mu...
Teruntuk jiwa yang lalu, bahagia kan dirimu...
Teruntuk jiwa yang lalu, kesalahan jangan membuat timbulnya kesalahan yang lain...
Teruntuk jiwa yang lalu, belajarlah dari hati yang kau sakiti...
Teruntuk jiwa yang lalu, pilahlah teman yang akan kau ikuti...
Teruntuk jiwa yang lalu, dewasa lah dalam menyikapi...
Teruntuk jiwa yang lalu, cobalah untuk tak membohongi diri sendiri...
Teruntuk jiwa yang lalu, menyiakan itu suatu dosa...
Teruntuk jiwa yang lalu, selingkuh bukanlah kebahagian nyata...
Teruntuk jiwa yang lalu, jujurlah akan apa yang terjadi...


Teruntuk jiwa yang kunanti, kapankah engkau menghampiri...
Teruntuk jiwa yang kunanti, sadarkah aku selalu menunggumu...
Teruntuk jiwa yang kunanti, apa yang membuatmu tak bisa menemukanku...


Teruntuk jiwa yang sepi, syukuri apa yang kau terima...
Teruntuk jiwa yang sepi, yakinlah akan sesuatu yang indah pada waktunya...
Teruntuk jiwa yang sepi, bersabarlah dengan yang kau nanti...
Teruntuk jiwa yang sepi, berusahalah...
Teruntuk jiwa yang lalu, Teruntuk jiwa yang kunanti, dan Teruntuk jiwa yang sepi, tetaplah yakin bahwa Allah tau apa yang terbaik dan apa yang Dia lakukan atasmu...


Muhammad Iqbal Rachman
Pekanbaru, 17 Desember 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar